Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
Saya membuat blog ini, bukan berarti saya adalah seorang ibu rumah tangga yg sudah sukses dan mulia dibandingkan dengan ibu-ibu yang lainnya. Tetapi saya membuat blog ini sebagai pemicu saya pribadi agar menjadi ibu rumah tangga yg sukses dan mulia. Ibu rumah tangga yg sukses menurut saya bukanlah diukur dari berapa banyak materi yang dia punya tetapi ibu rumah tangga yang sukses adalah seorang ibu yang berhasil menjadikan anak-anaknya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah serta bermanfaat bagi umat. Serta berhasil mengantarkan suaminya menjadi seorang imam yang sholeh yang menjadi teladan bagi anak-anaknya dan dapat berpengaruh di masyarakat.
Sedangkan ibu rumah tangga yang mulia adalah seorang ibu tidak hanya menjadi rujukan anak-anaknya tetapi juga menjadi rujukan masyarakat tentang segala hal dan senantiasa meninggalkan jejak-jejak kebaikan dalam mayarakat. Menjadi ibu rumah tangga yang sukses secara materi itu sangatlah mudah diraih bukan? Cukup kita bekerja semaksimal mungkin, dapat gaji kemudian gaji itu digandakan selesai perkara, maka kita akan mempunyai materi yg berlimpah. Banyak sekali contoh di masyarakat ibu-ibu yang sukses secara materi bahkan tak terhitung jumlahnya, namun lihatlah anak-anak mereka?. Menjadi seorang ibu yang berhasil menghantarkan anak-anaknya menjadi anak yg sholih itu butuh pengorbanan yang luar biasa.Saya membuat blog ini, bukan berarti saya adalah seorang ibu rumah tangga yg sudah sukses dan mulia dibandingkan dengan ibu-ibu yang lainnya. Tetapi saya membuat blog ini sebagai pemicu saya pribadi agar menjadi ibu rumah tangga yg sukses dan mulia. Ibu rumah tangga yg sukses menurut saya bukanlah diukur dari berapa banyak materi yang dia punya tetapi ibu rumah tangga yang sukses adalah seorang ibu yang berhasil menjadikan anak-anaknya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah serta bermanfaat bagi umat. Serta berhasil mengantarkan suaminya menjadi seorang imam yang sholeh yang menjadi teladan bagi anak-anaknya dan dapat berpengaruh di masyarakat.
Salah satu contoh riil ibu rumah tangga yg berhasil mengantarkan anaknya menjadi anak yg sholih adalah ibunya Imam Syafii. Imam an-Nawawi menegaskan bahwa ibu Imam Syafi‘i adalah seorang wanita
yang tekun beribadah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Dia seorang
yang faqih dalam urusan agama dan memiliki kemampuan melakukan
istinbath. Imam Syafi’i yang dilahirkan pada tahun 150 H di Jalur Gaza, Palestina
terlahir dari keluarga yang tidak mampu. Saat lahir, ayahnya telah
meninggal. Tinggal sang ibu yang hidup dalam kemiskinan. Tetapi miskin
harta tidak pernah membuatnya miskin orientasi hidup, orientasi
pendidikan dan miskin semangat. Sering kita jumpai, orangtua yang miskin harta, mewariskan semangat dan orientasi yang juga
miskin. Sehingga lahirnya anak-anak miskin yang semakin sulit untuk
keluar dari kemiskinannya karena semangat dan orientasinya sudah hampir
mati. Tidak untuk ibunda Imam Syafi’i.
Bahkan walau telah ditinggal meninggal mati suaminya, tidak pernah ada kata: seperti burung yang patah sebelah sayapnya. Dia tetap tegar. Dalam sebuah tekad menjaga amanah yang ditinggalkan suaminya. Tidak ada amanah harta. Tetapi ada amanah anak. Dia didik anaknya menjadi seorang yang faqih dalam agama seperti dirinya. Tentunya ini perlu perjuangan yang keras dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Alhasil muncullah Imam Syafi'i seperti yang kita tahu keilmuannya lewat kitab-kitabnya.
Semoga kita bisa seperti beliau yang sukses melahirkan anak yang sholih dan bermanfaat bagi umat. Amin
Bahkan walau telah ditinggal meninggal mati suaminya, tidak pernah ada kata: seperti burung yang patah sebelah sayapnya. Dia tetap tegar. Dalam sebuah tekad menjaga amanah yang ditinggalkan suaminya. Tidak ada amanah harta. Tetapi ada amanah anak. Dia didik anaknya menjadi seorang yang faqih dalam agama seperti dirinya. Tentunya ini perlu perjuangan yang keras dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Alhasil muncullah Imam Syafi'i seperti yang kita tahu keilmuannya lewat kitab-kitabnya.
Semoga kita bisa seperti beliau yang sukses melahirkan anak yang sholih dan bermanfaat bagi umat. Amin

No comments:
Post a Comment