Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
Tepat tanggal 15 Oktober 2014, kemarin adalah 5 tahun usia pernikahan saya dan suami. Tidak terasa 5 tahun saya hidup bersama orang istimewa yg dikirimkan Allah SWT khusus untuk saya yaitu suami saya tercinta. Subhanallah, 5 tahun bersama, Allah SWT berkenan memberikan amanah kepada kami 2 orang putra yakni Rosyid (4 th) dan Rofi (1th). Masih berasa mimpi saja. Sepertinya baru kemarin ijab qabul, ternyata sudah 5 tahun bersama dan punya 2 orang anak.
Tepat tanggal 15 Oktober 2014, kemarin adalah 5 tahun usia pernikahan saya dan suami. Tidak terasa 5 tahun saya hidup bersama orang istimewa yg dikirimkan Allah SWT khusus untuk saya yaitu suami saya tercinta. Subhanallah, 5 tahun bersama, Allah SWT berkenan memberikan amanah kepada kami 2 orang putra yakni Rosyid (4 th) dan Rofi (1th). Masih berasa mimpi saja. Sepertinya baru kemarin ijab qabul, ternyata sudah 5 tahun bersama dan punya 2 orang anak.
Bingung mau menulis apa hari ini, karena kebahagiaan ini tidak mampu saya ungkapkan lewat kata-kata. Menjalani kehidupan rumah tangga ternyata tidak selalu mulus-mulus saja, di sana sini tetap ada kerikil yang membuat suami maupun istri tersandung dan menimbulkan luka tapi itulah yang membuat manis rumah tangga. Karena cobaan itulah yang membuat suami-istri makin matang menjalani biduk rumah tangga.
Kalau tidak ada kerikil dalam rumah tangga saya yakin pasti akan membosankan. Tapi kalau ada konflik terus juga tidak baik. Sebagai istri, saya bukanlah sosok istri yang sempurna, di sana sini masih banyak kekurangan yang masih harus saya perbaiki.
Kalau tidak ada kerikil dalam rumah tangga saya yakin pasti akan membosankan. Tapi kalau ada konflik terus juga tidak baik. Sebagai istri, saya bukanlah sosok istri yang sempurna, di sana sini masih banyak kekurangan yang masih harus saya perbaiki.
Seorang suami adalah pakaian bagi istrinya, dan seorang istri juga pakaian bagi suaminya. Masing-masing menutupi kekurangan yang ada pada pasangannya. Namun saat ini kita lihat fakta di masyarakat bagaimana perilaku suami-istri? satu sama lain saling mencela dan membuka aib yang ada pada pasangannya, baik itu melalui facebook maupun ngrumpi bersama tetangga. Ketika seorang istri maupun suami menceritakan kekurangannya kepada orang lain berarti suami/istri tersebut telah menelanjangi dirinya sendiri.
Buat Abi, semoga kita bisa menjadi keluarga sakinah mawadah wa rahmah dan mampu mencetak generasi pejuang syariat Islam. Dan semoga hanya maut yang memisahkan kita. Bersama-sama dengan anak-anak, kita layak memasuki surgaNYA Allah SWT. Amin.

No comments:
Post a Comment