Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
Rasulullah SAW sebagai teladan sudah memberikan contoh bagaimanakah memilih pasangan yang baik dan bagaimana menjalani kehidupan rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Dan Rasulullah sendiri juga sudah membuktikan apa yang sudah beliau sabdakan.
Pertama, motivasi menikah. Niatkan menikah untuk beribadah kepada Allah SWT sehingga apapun yg terjadi dalam rumah tangga nantinya ketika diniatkan ikhlas semata-mata karena Allah SWT, maka apa yang dilakukan suami-istri akan bernilai pahala jika itu tidak melanggar syariat Allah SWT.
Kedua, memilih pasangan. Rasulullah SAW bersabda, "Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena nasab keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah yang memiliki pemahaman agama yang baik maka niscaya engkau akan bahagia."(HR. Bukhari dan Muslim).
Kedua, memilih pasangan. Rasulullah SAW bersabda, "Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena nasab keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah yang memiliki pemahaman agama yang baik maka niscaya engkau akan bahagia."(HR. Bukhari dan Muslim).
Sudah jelaslah ketika kita akan memilih pasangan pertama yang seharusnya kita selidiki adalah bagaimana kedalaman ilmu agamanya, bukan dilihat dari berapa jumlah mobil yang ia punya. Karena Allah sendiri sudah berjanji kalau kita memilih pasangan yang pemahaman agamanya baik maka kita akan bahagia. Karena apa-apa yang disabdakan oleh Rasullah adalah berasal dari wahyu Allah SWT bukan berasal dari nafsu beliau.
Bagi yg sudah menikah dan ingin memperbaiki penikahannya, ikuti beberapa tips di bawah ini:
1. Mengingat kembali visi dan misi pernikahan.
Perbaharui kembali visi dan misi menikah bersama suami. Bagaimana persiapan untuk masa depan anak-anak, hari tua, dll. Selalu ada hal-hal baru yang bisa anda raih bersama suami.
Perbaharui kembali visi dan misi menikah bersama suami. Bagaimana persiapan untuk masa depan anak-anak, hari tua, dll. Selalu ada hal-hal baru yang bisa anda raih bersama suami.
2. Pupuk terus kemesraan.
Ketika melamar seorang muslimah dan menikahinya, berarti Anda berjanji untuk menjadi pria satu-satunya untuk si wanita. Cobalah untuk tidak berubah dan tetap memelihara kemesraan sebelum dan sesudah menikah sehingga hubungan terasa selalu muda.
3. Fokus pada sisi baik pasangan.
Sisi buruk itu mudah sekali terlihat. Tapi cobalah tutup mata sejenak dan fokuslah pada sisi baiknya saja. Munculkan keyakinan bahwa Anda orang yg paling beruntung memiliki suami/istri Anda saat ini. Bukankah Allah SWT selalu memberikan yang terbaik buat hamba-hambaNYA.
4. Ciptakan kenyamanan.
Tahan emosi, bertutur lembut, empati, banyak mendengar, antusias, dan minimalisir kesalahan-kesalahan terhadap pasangan. Jangan membuat suasana yang menjengkelkan, ciptakan kenyamanan dalam hubungan. Pelukan adalah salah satu contohnya.
5. Manjakan dengan pujian dan perhatian.
Belajar bahasa cinta dengan cara-cara tertentu bisa membuat pasangan jiwanya terisi.
6. Transparan.
Percayakan pada pasangan tempat berbagi segala hal dengannya secara transparan. Kehidupan pernikahan harus dirasakan bersama-sama, bukan hanya kebahagiaan tapi juga kekhawatiran. Jangan segan berbagi rasa takut.
7. Mudah memaafkan.
8. Berusaha jatuh cinta lagi.
Anda harus berusaha jatuh ciinta lagi pada pasangan sebagaimana pertama kali terdorong untuk menikahinya lagi.
Dikutip dari Media Umat edisi oktober.
Semoga pernikahan kita, termasuk pernikahan yg akan menghantarkan ke surgaNYA. Amin.

No comments:
Post a Comment