Monday, November 17, 2014

MERINDUKAN IBU



MERINDUKAN IBU

    Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin. 
  Mak'e adalah panggilan saya kepada ibu. Tiba-tiba saya kangen mak'e, karena sudah dua bulan ini saya belum mengunjunginya. Kenapa saya belum mengunjunginya?, karena suami memang sedang banyak kerjaan. Kenapa saya harus bersama suami? karena saya belum bisa naik motor, kalau memakai bis, menunggu bisnya bisa berjam-jam lamanya. Kasian anak-anak.
   Ibu saya sekarang sudah berumur 50 tahun. Beliau adalah seorang pedagang ayam kampung di pasar semanggi Solo. Ibu sehari-hari berangkat dari jam 5.30 dan pulang jam 17.00. Ya memang ibu saya adalah wanita karir, sebagian waktunya dihabiskan di pasar. Ibu memang jarang di rumah dan kurang dekat dengan anak-anaknya termasuk saya. Bahkan sampai dengan sekarang pun saya merasa juga kurang dekat dengan beliau. Meskipun begitu, bagi saya ibu adalah segala-galanya.
   Saya masih ingat, sewaktu SD, ada temen yang menghina saya dengan kata-kata yang kurang ajar, kemudian saya pun menceritakan kejadian tersebut kepada ibu, keesokan harinya saya terkejut, ibu tiba-tiba datang ke kelas memarahi temen saya tersebut, dan sejak hari itu tidak ada seorang pun teman yang memaki saya. Terima kasih ibu.
    Ibu adalah orang pertama yang selalu menemani saat saya meregang nyawa sewaktu melahirkan karena suami tidak berani melihat proses melahirkan katanya tidak kuat melihat saya kesakitan. Ibu selalu memotivasi saya untuk memperjuangkan bayi yang ada dalam kandungan yang akan segera lahir, karena entah kenapa tiap saya melahirkan rasanya badan ini tidak kuat ngeden. Dan ibulah yang selalu memberi motivasi untuk kuat tak lupa dia  berdzikir untuk saya. Terima kasih ibu.
     Ibu adalah orang pertama yang selalu membantu saat saya kesusahan. Awal pernikahan, suami dan saya adalah pengangguran, Ibulah yang mencukupi kebutuhan kami. Terima kasih ibu tanpamu anakmu ini bukanlah apa-apa.

Mak'e, maafkan aku yang selalu menyusahkanmu. 
Mak'e, maafkan aku yang belum mampu membalas kebaikanmu.
Mak'e, maafkan aku yang pernah membentakmu karena keegoisanku.
Mak'e, maafkan aku yang belum mengunjungimu.
Mak'e, aku kangen kamu.

Ya Allah Ya Robbi, lindungilah kedua orang tuaku di manapun mereka berada.
Ya Allah Ya Rahman, jagalah mereka berdua dengan sebaik-baik penjagaanMU.
Ya Allah Ya Rahim, Ampunilah segala dosa kedua orang tuaku.
Ya Allah Ya Ghaffar, panjangkanlah umur mereka, agar mereka lebih banyak bekal ketika nanti menemuiMu.
Kabulkanlah doaku Ya Rabb....Amin.

Bagi yang serumah dengan ibu, peluklah ibu kalian, karena mungkin itu pelukan terakhir untukmu. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui segala sesuatunya.

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...