Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
Perkara yang cukup merepotkan orangtua dari perilaku anak-anaknya adalah kebiasaan buruk dalam berbicara. Anak adalah peniru ulung. Dia akan menirukan segala hal apa yang dilihat dan didengarnya. Akalnya belum sempurna untuk mengetahui apakah itu baik atau buruk, benar atau salah, terpuji atau tercela.
Saya sendiri pun cukup kewalahan mengatasi hal ini. Di rumah diberi pengajaran dan tata krama yang baik, begitu di sekolah, berkumpul dengan teman-temannya, ataupun sehabis nonton TV dapatlah anak kosakata yang kurang baik. Oleh karenanya memang perlu kerjasama dari semua pihak agar anak-anak generasi bangsa ini menjadi baik. Pondasi utama memang dari rumah tapi kalau hanya dari keluarga saja tidak cukup mumpuni harus didukung masyarakat dan juga negara.
7 TIPS MENANAMKAN ADAB BERBICARA PADA ANAK:
1. Tanamkan akidah yang kuat.
Akidah yang kokoh akan menanamkan keyakinan bahwa sebagai hamba Allah SWT kita wajib mengikuti semua aturanNya termasuk akhlak dalam berbicara. Melalui pendekatan ini, maka akan tertanam sikap keikhlasan melaksanakan akhlak tersebut semata-mata karena Allah SWT.
2. Ajarkan keteladanan Rasulullah SAW dalam berbicara.
Ceritakan bagaimana Rasulullah dalam berbicara, beliau tidak pernah berdusta; berbicara sopan; lemah lembut tutur katanya; tidak banyak bicara yang sia-sia.
3. Biasakan mengucap kalimat thayyibah (astaghfirullah, subhanallah, alhamdulillah).
Dengan kebiasaan ini anak tidak punya kesempatan untuk berkata yang sia-sia.
4. Jangan bosan memberi keteladan kepada anak.
Karena orangtualah fakta terdekat anak, dia setiap saat melihat tingkah polah orangtuanya. Jadi orangtuanyalah yang pertama kali akan diikutinya.
5. Jauhkan anak dari lingkungan yang tidak baik.
6. Bijak dalam memberi peringatan dan nasihat.
Selayaknya orangtua bersikap bijak dengan menghindari mengolok-olok saat menasihati anak. Nasihat yang benar seharusnya juga disertai dengan penjelasan dalil syariah agar anak tidak mengulanginya kembali.
7. Menciptakan lingkungan rumah yang selalu menjaga lisannya.
Semoga bermanfaat.

No comments:
Post a Comment