Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
Tak ada asap kalau tidak ada api, begitu pula dengan perceraian dalam rumah tangga.
Ada beberapa sebab pemicu perceraian diantaranya:
1. Tidak memahami tujuan mendasar pembentukan keluarga.
Memahami tujuan pernikahan sangatlah penting untuk menghindarkan arah pernikahan yang bergerak tak tentu arah yang nantunya akan membuat sia-sia. Tujuan-tujuan tersebut adalah untuk mewujudkan mawaddah dan rahmah, yakni terjalinnya cinta kasih dan tergapainya ketentraman hati (sakinah); melanjutkan keturunan dan menghindarkan dari dosa; memperar tali silaturahmi; sebagai sarana dakwah; dan menggapai mardhatillah. Jika masing-masing paham akan tujuan menikah dengan benar, insyaAllah akan lebih mudah meraih keluarga sakinah, yang terhindar dari konflik-konflik yang berkepanjangan.
2. Ketimpangan dalam persoalan hak dan kewajiban.
3. Terabaikannya fungsi keluarga.
Setiap keluarga Muslim adalah 'masjid'yang memberikan pengalaman beragama bagi anggota-anggotanya, 'madrasah' yang mengajarkan norma, 'benteng' yang melindungi anggota keluarga dari berbagai gangguan, dan 'rumah sakit' yang memelihara dan merawat kesehatan fisik dan psikologis anggota keluarga. Jika fungsi-fungsi tersebut tidak berjalan dengan baik (misalnya hanya berjalan sebagai fungsi reproduksi saja) cepat atau lambat keluarga tersebut akan menuju perceraian.
4. Kebahagiaan yang tidak dirasakan.
Keluarga sakinah adalah keluarga dengan enam kebahagiaaan yang lahir dari usaha keras pasangan suami-istri dalam memenuhi hak dan kewajiban. Enam kebahagiaan yang dimaksud adalah kebahagiaan finansial, seksual, intelektual, moral, spiritual, dan idiologis. Ketika kebahagiaan itu tidak dirasakan akibat fungsi keluarga tidak berjalan utuh yang dipicu oleh ketimpangan dalam pemenuhan hak dan kewajiban,maka perceraian tinggal menunggu waktu.
Sebagai bahan perenungaan kita, mari memperbaiki apa yang terkoyak dalam rumah tangga kita dan bisa menyelamatkan dari jurang perceraian.
No comments:
Post a Comment