Monday, January 5, 2015

IBU ADALAH TUGAS MULIA WANITA

    
IBU ADALAH TUGAS MULIA WANITA
     Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
    Ditakdirkan sebagai wanita adalah sesuatu hal yang patut kita syukuri. Wanita adalah makhluk yang istimewa sehingga banyak hukum yang diberikan Allah SWT yang khas hanya untuk wanita. Misalnya masalah penyusuan anak, kehamilan, kelahiran, maupun tentang iddah.
   Bukan berarti wanita lebih mulia daripada pria, karena sejatinya pria maupun wanita kedudukannya sama di hadapan Allah SWT, yang membedakannya adalah amal sholihnya di dunia. Oleh karena itu baik pria dan wanita seharusnya mengetahui apa saja amanah yang diberikan oleh Allah SWT di dunia ini yang harus diembannya.
   Lantas amanah apa yang utama bagi seorang wanita? Aktivitas wanita yang mulia adalah menjalankan fungsinya sebagai ibu bagi anak-anaknya dan mengatur rumah tangganya (ummu wa rabbatul bait). Bila seorang wanita khususnya muslimah menyadari betapa tinggi nilai dan kemuliaan menjadi ibu, niscaya dia tidak akan menukarnya dengan aktivitas lainnya yang mubah misalnya bekerja di luar rumah demi mengejar karir, sementara kehidupan keluarganya dikorbankan dan hancur. Tentu saja dengan tidak menafikkan perannya sebagai bagian dari masyarakat.
    Seperti halnya para isteri Rasulullah SAW dan para shahabiyah yang berhasil menjalankan amanahnya dengan baik. Baik itu sebagai hamba Allah yang bertaqwa, sebagai seorang istri yang sholiha, sebagai ummu wa rabbatul bait, maupun sebagai bagian dari masyarakat. Subhanallah. 
     Peran wanita sebagai ibu, adalah guru pertama dan utama bagi anak-anaknya. Darinya anak pertama kali belajar. Karena itu, ini menuntut seorang ibu ekstra hati-hati, sebab dia mempunyai pegaruh yang besar pada anak-anaknya. Ibu yang baik tentunya akan melahirkan generasi yang baik pula. Maka pantas jika wanita dinobatkan sebagai tiang negara, an nisa 'imad al bilad.
    Rumah sebagai sekolah pertama bagi anak. Anak belajar segalanya dari ayah dan ibu. Karena itu, rumah merupakan tempat belajar yang baik bagi anak, karena disanalah tempat anak sering berinteraksi dengan ibunya. Di rumah anak belajar banyak hal tentang benda, warna, bentuk, dsb. Anak juga bisa mendengarkan ibunya berdoa, mengaji, dan bercerita tentang Nabi dan para sahabatnya dalam suasana yang rileks dan menyenangkan. 
    Oleh karena itu, ibu dan rumah merupakan faktor utama yang memberikan kontribusi atas keberhasilan dalam pembelajaran anak. Di rumah, seorang ibu bisa mengajarkan banyak hal tentang kehidupan ini, tentang kisah kepahlawanan para shahabat Nabi SAW, kesholihan mereka, dengan harapan mereka meniru mereka dan sholih seperti halnya para shahabat Rasul SAW. Ibu juga merupakan perisai bagi anaknya, yang bisa membentengi mereka dari pengaruh negatif di luar. Dengan belaian kasih sayangnya, karakter anak-anaknya akan dibentuk. 
    Peranan ibu sebagai ummu wa rabbatul bait membutuhkan pengorbanan kaum wanita dengan sepenuh hati, bukan setengah-tengah. Semuanya dilakukan dengan tulus bukan karena terpaksa.

KADO PAHIT TAHUN BARU UNTUK IBU RUMAH TANGGA


KADO PAHIT TAHUN BARU UNTUK IBU RUMAH TANGGA
    Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin
     Di tahun 2015 ini, ternyata ada kado istimewa buat para ibu rumah tangga senusantara. Penasaran?

Yuk simak baik-baik kadonya:

1. Adanya kenaikan TDL untuk pengguna 1300VA-30.000VA.
   Meskipun yang naik adalah listrik untuk industri, mau tidak mau ini berdampak terhadap harga barang industri itu sendiri. Misalnya kecap sachet yang sebelumnya cuma Rp500 karena TDL naik tetap ikut naik.

2. BBM bersubsidi naik dari harga Rp6500 menjadi harga Rp7600.
    Meskipun beberapa bulan yang lalu kita sempat merasakan harga BBM mencapai Rp 8500/ltr dan kini turun menjadi Rp 7600, sama saja harga bahan pokok sudah terlanjur naik sudah tak bisa diganggu gugat lagi sama pedagangnya. 

3. Gas elpiji 12 kg naik menjadi Rp 135.000/tabung.
   Sudahlah jatuh tertimpa tangga pula. Sudahlah BBM naik, elpiji ikut-ikutan naik juga.

    Mau tidak mau kita sebagai ibu rumah tangga harus lebih kreatif mencari pos pemasukan agar asap dapur tetap bisa mengepul. Dan buat pemerintah, lebih bijak lagi mengurusi urusan rakyatnya. Indonesia ini kaya akan SDA, sangat mustahil harga minyak sampai segitu mahalnya. Indonesia ini tanahnya subur sangat mustahil harga sembako naik. Pasti ada yang salah dengan sistem pengelolaannya.


Sunday, January 4, 2015

JANGAN MENGUMBAR AIB RUMAH TANGGA DI MEDIA!!

      
JANGAN MENGUMBAR AIB RUMAH TANGGA DI MEDIA!
    Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
    Saya kurang suka melihat fenomena rumah tangga para selebritis yang bermasalah yang diumbar di media. Rasanya ingin tak remuk saja TV-nya, setiap hari isinya berita tentang rumah tangga selebriti. Ada yang tentang rumah tangga selebriti puluhan tahun lamanya mendadak kandas. Ataupun rumah tangga yang baru seumur jagung yang tiba-tiba tidak bisa diselamatkan karena hal ketidakcocokan.
   Saya bukannya prihatin dengan selebritisnya tapi tingkah polah mereka yang tiap hari disorot media itu, ternyata banyak yang dijadikan panutan oleh rumah tangga orang-orang non selebritis. Saya cukup terkejut juga ada tetangga yang baru sehari nikah mendadak cerai. Ada juga teman, bertahun-tahun nikah, tiba-tiba cerai. Semoga fenomena tersebut bukan karena meniru tingkah selebritis tersebut.
    Dan yang terlihat sekali dijiplak oleh masyarakat adalah dalam mencari solusi permasalahan rumah tangga mereka adalah kenapa kebanyakan larinya ke 'media' bak selebritis ternama!. Seharusnya permasalahan rumah tangga bukan untuk diumbar-umbar tetapi untuk dicari jalan keluarnya.
    Ada yang curhat di FB, curhat di radio, curhat di twitter, padahal orang-orang yang membaca status kita tersebut tidak  tahu titik permasalahannya apa, yang terjadi malah akan muncul masalah baru yang membuat badai rumah tangga semakin membesar. Sebenarnya mau cari solusi atau lari dari masalah? Lihat saja para selebritis tersebut, apakah dengan curhat ke media mereka menemukan solusi rumah tangganya? malah para awak media menjadi kompor agar rumah tangga mereka berantakan. 
    Jika rumah tangga kita sedang bermasalah, hindari tulis-tulis masalah di media sosial apapun. Segera bicarakan dengan keluarga inti saja untuk membantu mencarikan solusinya.
   Mari Bu, terus instropeksi diri kita untuk senantiasa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tahun baru seharusnya menjadi pribadi yang baru lebih bersemangat lebih berkualitas!!

6 HAL YANG BISA KAMU PEROLEH DARI BLOGGING


6 HAL YANG BISA KAMU PEROLEH DARI BLOGGING
      Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
  Satu jam sudah saya melakukan BlogWalking, saya menemukan banyak hal di sana. Ternyata dunia blogging tak sesempit yang saya kira.

   Inilah kesimpulan dari aktivitas BW saya hari ini, ternyata banyak hal yang bisa kita peroleh dari blogging:

1. Ketemu jodoh lewat blogging.
   Ini yang cukup menarik buat saya, bagaimana bisa hanya lewat dunia maya bisa mendatangkan cinta?. Memang benar kata Agnes Mo, cinta itu tak mengenal logika.
2. Ada yang mendapat penghasilan dari blogging. Lewat jualan online, menjadi penulis online, menang lomba, ataupun menjadi publisher adsense seperti mb +Indri Lidiawati .

3. Menemukan solusi dari permasalahan yang rumit.

4. Mendapat teman untuk berbagi.

5. Mendapat ilmu yang beraneka ragam, dari resep masakan sampai resep rumah tangga ada di dunia blogging.

6. Mendapat penghargaan. Ternyata penghargaan tidak hanya milik para artis saja, blogger pun ternyata punya banyak awards.

    Ini saja kesimpulan dari saya. Motivasi untuk saya hari ini adalah terus belajar dan jangan bosan untuk menulis. Kalau blogging hanya ingin cari uang, ternyata akan cepat membosankan. 

Saturday, January 3, 2015

UANG BUKAN PENGGANTI KASIH SAYANG ORANGTUA KEPADA ANAKNYA!

  
UANG BUKAN PENGGANTI KASIH SAYANG ORANGTUA KEPADA ANAKNYA

   Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
   Lagi-lagi tentang uang. Ya, karena sekarang kita berada di zaman kapitalisme dimana segala hal diukur tentang uang, jadi topik yang banyak dicari pun tentang uang. Masalah uang menjadi hal yang sangat penting dibahas oleh masyarakat zaman sekarang, seolah-olah orang tidak bisa hidup tanpa uang. Bahkan ada pemahaman bahwa uang memang bukanlah segala-galanya, tapi segala hal tanpa uang apa jadinya, sepertinya kata-kata tersebut manis untuk didengarkan namun itu sesungguhnya malah menjerumuskan.
   Apalagi kalau kata-kata manis tersebut menjadi semboyan dalam mendidik anak. Hancurlah keluarga tersebut. Sebagian orang tua, merasa telah sangat menyayangi anak-anaknya dengan memperbanyak uang jajan mereka. Ibu-ibu pekerja menghibur anaknya yang akan ditinggal bekerja dengan janji nanti pulang bawa uang. Makin lama ditinggal pergi, seolah makin besar uang yang harus diberikan. Bahkan setiap orang tua yang pamit untuk bekerja, selalu mereka mengatakan "Ayah bekerja dulu ya nak buat cari uang buat kamu."
   Terdapat bahaya pada saat uang dijadikan pengganti kasih sayang. Diantaranya perasaan bahwa kebutuhan anak sudah tercukupi dengan sejumlah uang yang diberikan. Sekalipun nampak anak begitu bahagia dengan uang pemberian sang ibu, namun ini tak berarti cukup memenuhi kebutuhan yang lain, yakni kasih sayang, perhatian, pendampingan, maupun keteladanan dalam pembentukan karakter.
   Bahaya lainnya yang terjadi apabila uang dijadikan pengganti kasih sayang adalah tertanamnya pemahaman bahwa uang adalah alat ukur. Ya, alat ukur untuk menilai apakah Tante A baik atau tidak, Tante B sayang atau tidak. Makin banyak uang pemberiannya, dialah yang paling baik dimata anak-anak. Ini terjadi pada anak-anak yang menikmati uang sebagai pengganti kasih sayang.
    Tak perlu heran jika suatu saat mereka merasa tidak sayang oleh orang tuanya yang sedang tidak memberinya uang. Lebih parahnya jika nanti mereka telah dewasa, dan kita telah menua, kasih sayang mereka terhadap orang tua pun akan dibalasnya dengan memberi sejumlah uang, its enough, tidak perlu mereka menemani orang tuanya yang telah jompo cukup bayar perawat semua beres.

    Mari bu sebelum terlambat ubah pola asuh kita, jangan sampai kita menyesal di kemudian hari.
     

TIPS MENGATASI KENAKALAN PADA ANAK

    
TIPS MENGATASI KENAKALAN PADA ANAK


   Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
   Pasti semua orangtua pernah menjustifikasi anaknya sebagai 'anak yang nakal' dikarenakan polah tingkah anak yang berlebihan. Saya sendiri pun pernah melakukannya, karena saking jengkelnya sama Rosyid anak sulung saya yang selalu membuat rumah acak-acakan, tanpa basa basi, saya mencap dia 'anak nakal'. Hal ini seharusnya tidak boleh dilakukan oleh orang tua, karena jika melabeli anak dengan 'anak nakal' secara terus menerus maka anak akan merekamnya kemudian dia pun akan berkelakuan seperti yang dituduhkan kepadanya.
   Pertama, mestinya setiap orang tua dapat lebih cermat membedakan antara 'nakal' dengan 'pintar'. Banyak ibu yang keliru membedakannya. Jadi bagaimana mengukur dan membedakan 'nakal' dengan 'pintar'? Prinsipnya yakni meramu dan mengarahkan potensi anak bukan membunuh potensi tersebut. Untuk mengetahuinya memang perlu kecermatan ibu melihat potensi anak dibalik polah tingkah anak.
   Kadang hanya tampak sebagai kenakalan, seperti bertengkar, membantah, atau mencabuti tanaman hias di taman, tapi parahnya tingkah laku seperti ini disikapi oleh ibu dengan kemarahan saja. Hati-hati bu...Kendali diri adalah modal menghadapi buah hati kita. Jangan sampai terekam oleh anak kita bahwa ibunya membencinya gara-gara kemarahan tersebut. Potensi terbaiknya hanya akan berkembang dalam suasana penuh kasih sayang yang dirasakannya.
    Diperlukan kepekaan seorang ibu dalam melihat lebih jauh kenyataan tingkah anak. Baik bahayanya apabila ditolerir, maupun potensi anak yang sedang ditunjukkannya. Ibu bijak akan memandang jauh ke depan dampak dari pelarangan, pembolehan ataupun kemarahannya kepada anak. Bukan melampiaskan keinginan marah. Tak sedikit ibu-ibu yang marah untuk sesuatu yang tidak jelas.
   Jalinlah komunikasi yang baik dengan buah hati kita dalam menjelaskan keputusan yang disepakati. Hargailah anak kita sebagai 'manusia',maka hal tersebut akan menumbuhkan rasa percaya dirinya.
  Pupuklah kemampuan berkomunikasi dan memberinya kesempatan mengembangkan logika. Hal ini dapat menjauhkan dan menguranginya dari kenakalan. Menyampaikan dan mendiskusikan keinginan-keinginannya, rencana-rencananya, sehingga ia akan terbiasa mempertimbangkan orang lain dalam keputusannya. Anak adalah amanah dari Allah SWT, mari Bu jaga dan didik anak-anak kita sesuai dengan ajaran Allah SWT.



TIPS MEMBENTUK KEGEMARAN IBADAH PADA ANAK

   
TIPS MEMBENTUK KEGEMARAN IBADAH PADA ANAK



    Halo ibu sukses. Apa kabar hari ini? Semoga hari ini adalah hari yang indah buat kita semua. Amin.
     Kali ini saya ingin berbagi tips agar anak 'gemar' beribadah bukan sekedar bisa, kalau hanya sekedar 'bisa' beribadah saya yakin cukup mengajari anak 3x atau 4x pasti anak sudah bisa sholat dan hafal dengan bacaannya karena memori anak untuk merekam apa yang dilihatnya masih kuat.
   Saya sendiri adalah orang yang cukup kewalahan membentuk habit anak saya Rosyid agar gemar ibadah misalnya sholat dan baca iqro', selalu saja ada alasan untuk menolak tidak melakukan aktivitas tersebut. Menyerahkannya pada TPA atau sekolah tentu tak cukup. Karena gemar ibadah tidak akan muncul dari cara pembelajaran yang kompetitif artinya mereka melakukan ibadah tersebut hanya sekedar ingin mendapat nilai dan prestasi di sekolah. Tetapi seharusnya gemar ibadah ini agar membentuk anak menjadi pribadi yang sholih dan cinta kepada agamanya.
  Ibadah adalah tunduk patuh hanya kepada Allah SWT mentaati Allah dalam setiap langkah. Maka kegemaran ibadah ditentukan oleh kecintaan anak kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Cinta sejati, mengantar pada ketaatan, pengorbanan,demi mewujudkan cinta.

Inilah tips membentuk kegemaran ibadah pada anak:

1. Sejak anak bangun tidur temanilah untuk bersyukur.
  Bahwa matanya kembali bisa melihat dunia setelah semalaman terpejam.

2.  Ajaklah mengingat Allah SWT dan menghitung setiap nikmat Allah yang dirasakan oleh anak kita.

3. Orangtua senantiasa mengaitkan setiap amal dengan perintah dan larangan Allah.
   Tentunya dengan bahasa yang dimengerti anak, tidak dengan menjejali anak dengan larangan tidak boleh ini dan itu.

4. Ajaklah membaca al Qur'an bersama-sama, memahaminya, mengamalkannya.

5. Senantiasa mengajaknya sholat berjamaah baik di rumah ataupun di masjid.

6. Jangan bosan untuk menyampaikan pesan kepada anak untuk senantisa gemar beribadah tentunya dengan bahasa yang dimengertinya tidak dengan marah ataupun dengan emosi yang tak terkendali.

7. Hargai tiap responnya atas pesan yang didengarnya.

8. Gunakan gaya yang atraktif dan menarik misalnya dengan bercerita, agar pesan-pesan ibadah menjadi berpengaruh pada anak.

9. Lakukanlah kegiatan di atas secara berulang-ulang secra konsisten dan disiplin, insyaAllah akan terbentuk habit gemar ibadah.

Mendidik anak ternyata bukan pekerjaan yang mudah ya Bu..!




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...